Kisah Tujuh Putri

Rp 60.000

ISBN: (Sedang Proses)

Ukuran dan Halaman: 13 x 20 cm, 160 halaman

Pengarang: Nizami Ganjavi

 Judul : Kisah Tujuh Putri

Judul Asli: Story of the Seven Princesses

Penerjemah: Nurul Hanafi

 


Kisah tujuh putri, bagian terpenting dari ‘Haft Paykar’ (Tujuh keindahan) oleh penyair Azerbaijan Nizami (1141-1202) sebuah permata berharga seni naratif oriental, hanya bisa dibandingkan dengan kisah-kisah terindah di luar sana Seribu Satu Malam. Selama tujuh hari dalam satu minggu, setiap kisah memiliki keindahan magis yang sama seperti miniatur yang mengilustrasikan buku tersebut. Masing-masing putri berasal dari negara berbeda, masing-masing dilahirkan di bawah bintang berbeda dan tinggal di paviliun Istana Kerajaan dengan warna berbeda. Makna simbolis dari bintang-bintang dan warna-warna paviliun mereka terjalin secara indah dengan kisah-kisah mereka yang saling berhubungan secara bermakna satu sama lain. “Kisah cinta yang tak terpenuhi” misalnya, yang diceritakan oleh Putri India kepada Raja, berpakaian serba hitam di paviliun hitam Saturnus, adalah kisah tragis yang mengungkapkan semua kebahagiaan hanyalah ilusi; sedangkan ‘kisah kesengsaraan sepasang kekasih’ yang diceritakan dengan gamblang oleh Putri Jumat di paviliun putih Venus, mengingatkan kita pada sensualitas gay dalam dongeng Boccacio dan Balzac. Terlepas dari ketenaran epos Nizami di seluruh dunia, sejauh ini belum ada terjemahan yang diterbitkan yang memungkinkan pembaca bahasa Inggris untuk menikmati dan mengapresiasi keindahan puitis dari karya yang tiada tara.